Demikian dikatakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, kepada wartawan di Bandung, Selasa (27/1/2015).
Menurutnya, kepala negara saat ini tentunya memiliki pola pikir yang berbeda dengan kepala negara sebelumnya, apalagi zaman dan situasi yang terjadi juga berbeda. Namun, sebagai Presiden, bukan berarti Jokowi tidak dapat mengambil kebijakan strategis.

Sebagai mantan kepala daerah, sambung Ridwan, Jokowi seharusnya juga dapat lebih meningkatkan komunikasi dengan pemerintah daerah untuk peningkatan pembangunan di daerah.
Ridwan menambahkan, dengan adanya kebijakan pemotongan uang perjalanan dinas yang sebelumnya Rp2,5 juta menjadi Rp750 ribu dirasakan tidak perlu, karena hal tersebut sangat diperlukan untuk operasional dalam menjalankan tugas. Selain itu, dengan meningkatkan kesejahteraan, sedianya dapat mencegah adanya praktik korupsi di daerah.
(rif)











0 comments:
Post a Comment